Archive for May, 2010

  •  INILAH.COM, New York - Pebisnis senior AS Warren Buffet terus melepas kepemilikannya atas saham perusahaan consumer goods , Procter & Gamble. P&G sempat dituding biang kerok anjloknya Wall Street kemarin. Penjualan itu diduga upaya Buffet untuk mencari dana guna mengakuisisi jalur rel oleh perusahaannya, Berkshire Hathaway.

    Warren Buffet Lepas Saham P&G – Inilah.com

    INILAH.COM, New York - Pebisnis senior AS Warren Buffet terus melepas kepemilikannya atas saham perusahaan consumer goods , Procter & Gamble. P&G sempat dituding biang kerok anjloknya Wall Street kemarin. Penjualan itu diduga upaya Buffet untuk mencari dana guna mengakuisisi jalur rel oleh perusahaannya, Berkshire Hathaway.

    Continue Reading...

  •  NEW YORK - Pergerakan liar pasar saham di Wall Street masih belum berakhir, meski Bursa Wall Street mulai mereda. Seperti diketahui saham sempat Dow Jones anjlok 270 poin pada pagi harinya dan mulai terkoreksi menjadi 139 poin pada saat penutupan.

    Bursa Wall Street Masih Sensitif – Okezone

    NEW YORK - Pergerakan liar pasar saham di Wall Street masih belum berakhir, meski Bursa Wall Street mulai mereda. Seperti diketahui saham sempat Dow Jones anjlok 270 poin pada pagi harinya dan mulai terkoreksi menjadi 139 poin pada saat penutupan.

    Continue Reading...

  •  INILAH.COM, New York – Saham AS berguguran dan menjadi penurunan mingguan terbesar selama lebih dari setahun terakhir. Biang keroknya, penyebaran krisis di Eropa

    Eropa Kembali Picu Wall Street Rontok – Inilah.com

    INILAH.COM, New York – Saham AS berguguran dan menjadi penurunan mingguan terbesar selama lebih dari setahun terakhir. Biang keroknya, penyebaran krisis di Eropa

    Continue Reading...

  •  JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal keluar dari zona merah.

    IHSG Terkoreksi 71,28 Poin – Fajar

    JAKARTA -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) gagal keluar dari zona merah.

    Continue Reading...

  •  New York, (Analisa)

    Kepanikan Seret Dow ke Tingkat Terendah – Harian Analisa

    New York, (Analisa) "Panic selling" (penjualan panik)  melanda pasar AS pada Kamis, atau Jumat (7/5) WIB karena Dow Jones merosot pada rekor hampir 1.000 poin sebelum mengembalikan lebih dari setengah kerugian tersebut. Tidak jelas apakah penyebab aksi jual tiba-tiba tersebut, Dow mengalami penurunan terbesar perdagangan harian (intraday) terbesar selama ini, merupakan akibat dari kekhawatiran atas krisis utang Yunani, perdagangan yang keliru atau kesalahan teknis. Penurunan dimulai sesaat sebelum pukul 02:25 waktu setempat, ketika dalam hitungan 20 menit terlihat harga saham 30 perusahaan terkemuka Amerika merosot 998,5 poin, hampir sembilan persen, menghapus miliaran nilai pasar

    Continue Reading...

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes