Indeks Saham Berhasil Angkat Rupiah – Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta – Penguatan indeks saham berhasil menyelamatkan rupiah dari koreksi lanjutan. Pasar cenderung profit taking sambil menunggu data-data penting dari AS, Uni Eropa, dan Inggris.

Kurs rupiah di pasar spot valas antar bank Jakarta, Selasa (23/3) ditutup menguat tipis 5 poin (0,054%) terhadap dolar AS menjadi 9.110/9.125, ketimbang posisi kemarin di level 9.115/9.125. Berdasarkan data Bloomberg pukul 17.00 WIB rupiah menguat 10 poin (0,10%) menjadi 9.115 per dolar AS.

Albertus Christian K, periset dan analis senior PT Monex Investindo Futures mengatakan penguatan rupiah hari ini dipicu kenaikan tipis indeks saham di tengah aksi profit taking di pasar uang. Karena itu, rupiah menguat terbatas ke level 9.110. “Bahkan level terkuatnya pun hanya di level 9.106, setelah sebelumnya sempat melemah ke 9.135,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (23/3).

Menurutnya, penguatan dolar AS tidak menekan rupiah hari ini karena mata uang RI ini mendapatkan support dari penguatan indeks saham yang penopangnya adalah sektor perbankan. “Karena itu, rupiah berhasil bertahan di area positif,” pungkasnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 18,46 poin (0,68%) menjadi 2.720,86.

Albertus menilai, jika tidak tertolong pasar modal, rupiah seharusnya melemah hari ini. Sebab, pasar masih konsolidasi sambil mencermati beberapa laporan penting pekan ini, seperti kondisi di Yunani. Pasar ingin memastikan apakah negara para dewa itu akan mendapatkan bantuan dalam keputusan Konferensi Tinkat Tinggi (KTT) Uni Eropa, Kamis (25/3) lusa. “Sambil wait and see, pasar lebih memilih profit taking,” paparnya.

Investor juga masih menunggu rencana anggaran pra pemilu Inggris yang akan diputuskan Rabu (24/3) besok. Selain data existing home sales dan data new home sales yang diperkirakan akan turun. “Pelemahan itu mencerminkan menurunnya pembelian rumah dan aplikasi pinjaman hipotek,” tuturnya.

Hal ini akan memicu penguatan dolar AS. Karena itu, pasar saat ini wait and see dan cenderung merealisasikan keuntungan. Akibatnya, dolar AS pun menguat terhadap semua mata uang utama, tak terkecuali atas mata uang gabungan negara-negara Eropa (euro). “Dolar AS menguat ke level US$1,3517 dari sebelumnya 1,3560 per euro,” tandasnya.

Nilai tukar rupiah sore ini terpantau ditransaksikan pada level 8.359 terhadap dolar Australia, di angka 12.356 terhadpa mata uang gabungan negara-negara Eropa (euro), dan di posisi 6.515 terhadap dolar Singapura.

Sementara itu, mata uang kawasan ditransaksikan variatif terhadap dolar AS. Yen Jepang turun 0,28% menjadi 90.396, dolar Australia naik 0,19% ke angka 0.916, dolar Hong Kong terkoreksi 0,01% ke level 7.762, dolar Singapura terangkat 0,01% ke posisi 1.401, peso Filipina siuman 0,19% menjadi 45.590, dan dolar New Zealand melandai 0,06% ke angka 0.706.

Begitu juda dengan dolar Taiwan terdepresiasi 0,12% ke posisi 31.829, sementara rupee India menggeliat 0,06% ke level 45.565, won Korsel jebol 0,11% menjadi 1.136, yuan China bangkit 0,0058% ke angka 6.826, baht Thailand merangkak turun 0,01% ke level 32.335, dan ringgit Malaysia terdongkrak 0,02% ke posisi 3.317 per dolar AS. [ast/mdr]

Original Post:
Indeks Saham Berhasil Angkat Rupiah – Inilah.com

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Rupiah Tertekan Laju Utang Inggris – Inilah.com
  2. Bursa Saham Tenang, Rupiah Menguat – Inilah.com
  3. Pertama Kalinya Sejak 2008, Rupiah Menguat Di Bawah 9.100 – Tempo Interaktif
  4. Rupiah Tertahan Tembus 9.000 – Jawa Pos
  5. Rupiah dan Indeks Saham Berpotensi Menguat – Tempo Interaktif

About