Kabar Sri Mulyani Mundur Guncang Bursa – Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau memerah. Peluang pengunduran diri Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan menekan bursa lokal hingga 3%.

Pada perdagangan Rabu (5/5) sesi siang, IHSG ditutup melemah 82,17 poin (2,78%) ke level 2.876,84. Indeks saham unggulan LQ45 juga turun 17,119 poin (2,99%) ke level 555,1.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat ramai dengan volume transaksi tercatat mencapai 3,846 miliar lembar saham, senilai Rp3,120 triliun dan frekuensi 74.878 kali. Hanya 27 saham menguat, sedangkan 220 saham melemah, dan 24 saham stagnan.

Semua sektor saham berkontribusi signifikan pada pelemahan indeks hari ini. Sektor properti memimpin pelemahan 4,32%, disusul sektor pertambangan 4%, industri dasar 3,52%, keuangan 3,49%, perdagangan 2,54%, aneka industri 2,26%, pertanian 2,11%, infrastruktur 2,01%, manufaktur 1,85%, dan sektor konsumsi 0,29%.

Yustian Hartono, technical analyst AmCapital Indonesia memperkirakan, pergerakan indeks hingga penutupan sore nanti akan melemah. Salah satu pemicunya adalah peluang pengunduran diri Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan menyusul pengangkatannya menjadi managing director Bank Dunia, pada 1 Juni mendatang.

“Indeks akan mengarah ke level support 2.835 dan 2.900 sebagai leve resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (5/5).

Menurutnya, diangkatnya Menteri Keuangan Sri Mulyani itu, menjadi sentimen negatif di pasar. Sebab, pengangkatan itu berujung pada pengunduruan diri Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. “Ini kurang begitu baik bagi market,” timpalnya.

Pasalnya, Sri Mulyani merupakan sosok yang cukup baik dalam memimpin perekonomian Indonesia hingga saat ini. “Akibatnya, berita Sri Mulyani itu memperparah keadaan koreksi indeks saat ini hingga melemah hampir 3%,” imbuhnya.

Di sisi lain, koreksi indeks juga dipicu akumulasi dari kekhawatiran investor, mengingat kenaikan kemarin yang cukup pesat meskipun ada banyak keraguan di pasar bahwa kenaikan itu hanya hot money. “Pasar masih takut masalah Yunani yang berlarut-larut dan defisit di negara-negara Eropa yang ternyata makin membesar,” ungkapnya.

Menurutnya, meski paket penyelematan Yunani sudah disepakati sebesar US$144 miliar, hal itu belum bisa membuat investor tenang. Sebab, kasus defisit Yunani, juga merambah ke negara-negara lain di Eropa seperti Spanyol dan Portugal yang berbuntut pada downgrade rangking utang kedua negara tersebut oleh S&P.

Karena itu, pelaku pasar di seluruh dunia takut dan memilih keluar dari pasar saham dan itu pula yang terjadi di pasar domestik. “Hal ini tercermin dalam pelemahan indeks saham hari ini yang diiringi dengan besarnya volume transaksi,” tandas Yustian.

Dalam kondisi ini, Yustian merekomendasikan akumulasi beli di level rendah saham PT Adaro Energy (ADRO), PT Bank Central Asia (BBCA), dan PT Astra Internasional (ASII). “Saya rekomendasikan buy on weakness untuk saham-saham tersebut,” pungkasnya. [ast/mdr]

Original Post:
Kabar Sri Mulyani Mundur Guncang Bursa – Inilah.com

Related Blogs

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Kabar Sri Mulyani Mundur, IHSG Ambles 100 Poin Lebih – Detikcom
  2. Sri Mulyani mundur, IHSG kian tenggelam – Bisnis Indonesia
  3. DPR Minta Berita Sri Mulyani Mundur Diredam – Vivanews
  4. Sri Mulyani mundur, IHSG turun kian dalam – Bisnis Indonesia
  5. Efek Mundurnya Sri Mulyani, Reaksi Pasar Masih Negatif – Tempo Interaktif

About