Menakar Pengaruh Bursa Regional terhadap IHSG – Koran Sindo

Hal tersebut dilakukan agar investor setidaknya bisa menentukan apakah akan membeli, menunda, atau bahkan menjual sahamnya. Daily trader biasanya memantau pergerakan bursa saham regional atau global seperti Hang Seng (Hong Kong) maupun Dow Jones (Amerika Serikat) sebelum jam perdagangan IHSG dibuka. Alasannya, dua bursa saham tersebut dianggap bisa memengaruhi pergerakan IHSG. Benarkah demikian? Bertolak dari kasus ini,penulis ingin membuktikan bursa saham mana yang pengaruhnya paling kuat terhadap IHSG sehingga diperlukan suatu alat ukur yang bisa melihat seberapa besar pengaruh dari pergerakan bursabursa luar negeri terhadap IHSG. Alat ukur tersebut adalah korelasi. Secara sederhana, korelasi didefinisikan sebagai satuan yang menyatakan hubungan antardua variabel.

Nilai korelasi berada di kisaran – 1 hingga +1. Jika korelasinya sebesar -1, artinya kedua variabel tersebut bergerak berlawanan arah (negatif).Jikakorelasinya +1,kedua variabel tersebut bergerak searah (positif). Sebuah variabel dikatakan berkorelasi kuat terhadap variabel lain jika nilai korelasinya, baik positif maupun negatif, di antara 0,50 hingga 1. Dalam hal ini, korelasi yang dimaksud lebih melihat pada pengaruh dari persentase perubahan bursa luar negeri terhadap perubahan IHSG.Jika korelasi antara Hang Seng dengan IHSG sebesar +0,7, ketika Hang Seng naik 2%, IHSG juga diperkirakan bergerak naik sekitar 1,4%. Dengan mengetahui korelasi antarbursa saham, investor harian bisa mengetahui bursa saham mana yang paling memengaruhi IHSG di awal perdagangan sekaligus menentukan waktu yang lebih baik sebelum masuk ke pasar.

Dalam tulisan ini, bursa-bursa saham yang dipilih yaitu Indeks Dow Jones (AS),Hang Seng, FTSE London (Inggris), Nikkei-225 (Jepang), Shanghai Composite (China), dan Strait Times Index (Singapura). Periode data yang digunakan dari awal Januari 2004 hingga akhir Februari 2010. Hasil perhitungan korelasi antara IHSG dan bursa-bursa tersebut tampak pada tabel. Berdasarkan tabel, semua bursa saham,baik di kawasan Asia, Amerika, maupun Eropa, samasama berkorelasi positif dengan IHSG. Lima bursa saham tersebut bergerak searah dengan IHSG. Meski begitu, tidak semuanya punya pengaruh yang cukup besar terhadap IHSG. Pengaruh paling besar adalah indeks Hang Seng dengan korelasi sebesar 0,59. Berikutnya Strait Times Index (STI) dengan korelasi 0,56. Sedangkan Dow Jones yang sering dijadikan acuan oleh daily trader ternyata korelasinya tidak besar, hanya 0,35.

Begitu juga dengan bursa FTSE London yang menempati posisi terakhir dengan nilai korelasi 0,01. Penyebab besar-kecilnya korelasi tersebut kurang lebih terletak pada jam perdagangan.Bursa Hong Kong mempunyai korelasi yang cukup karena jam pembukaan perdagangannya hanya berbeda sekitar 30 menit sebelum perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dimulai. Sedangkan bursa AS dan Inggris memiliki jam perdagangan yang kurang lebih hampir berbeda satu hari. Dengan begitu, hal ini cukup wajar jika investor cenderung mencermati Hang Seng ketimbang Dow Jones maupun FTSE London. Namun, untuk tujuan diversifikasi alias penyebaran aset investasi, FTSE London bisa menjadi pilihan yang baik karena korelasinya yang mendekati nol. Artinya, jika IHSG cenderung turun, bursa FTSE London cenderung bergerak stabil atau berlawanan arah.

Singkatnya, jika korelasi dari pengaruh perubahan Hang Seng memang yang paling kuat, apa salahnya menjadi follower? Karena itu, investor harian disarankan untuk mencermati terlebih dahulu awal perdagangan bursa Hong Kong sebelum perdagangan di BEI dimulai. Jika Hang Seng dibuka menguat, IHSG diperkirakan menguat di awal perdagangan dan investor bisa melakukan pembelian saham atau menahan saham yang hendak dijual. Sebaliknya, jika Hang Seng dibuka melemah, IHSG juga diperkirakan menurun dan investor disarankan untuk menunda keputusan beli atau menjual saham yang masih dipegangnya. Selamat berinvestasi! (*)

PRASKA PUTRANTYO
Research Analyst Infovesta Utama

Source:
Menakar Pengaruh Bursa Regional terhadap IHSG – Koran Sindo

Related Blogs

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Pengaruh Sentimen Pasar terhadap Investor – Surabaya Post
  2. Pengaruh indeks regional, IHSG berpotensi terkoreksi – Bisnis Indonesia
  3. Saudi Terpikat Pengaruh Twitter – Koran Sindo
  4. IHSG Diprediksi Terus Menguat – Koran Sindo
  5. CIMB Bidik Bursa Indonesia – Koran Sindo

About