Minyak Tertekan Pasar Saham dan Dolar AS – Inilah.com

INILAH.COM, Jakarta – Harga minyak anjlok ke bawah US$83 per barel, tertekan penguatan dolar AS dan anjloknya pasar saham. Hal ini dipicu kekawatiran krisis keuangan Euro.

Usai membukukan kenaikan selama 18 bulan pada perdagangan Senin (3/5), harga acuan minyak untuk kontrak Juni anjlok US$3,45 (4%) ke US$82,74 per barel pada perdagangan Selasa (4/5) berdasar New York Mercantile

Exchange.

Pelemahan dipicu oleh anjloknya bursa saham karena kekawatiran di kalangan para investor akan krisis Yunani yang belum dipastikan tuntas, kendati Uni Eropa telah sepakat memberi dana talangan sebesar US$144 miliar. Krisis Yunani dikawatirkan merembet ke Spanyol dan akan semakin melemahkan zona Eropa.

Nilai tukar euro pun anjlok ke level terendah selama 13 bulan terakhir, terhadap dolar AS. Pelemahan harga minyak juga dipicu naiknya cadangan minyak AS pekan lalu menjadi 1,5 juta barel.

Pada perdagangan Nymex lainnya, harga minyak cair turun 8,56 sen ke US$2,259 per galon, gasolin turun 11,29 sen ke US$2,32 per galon, dan gas alam naik 1,3 sen ke US$4,01 per 1.000 kaki kubik. Di London, harga Brent turun US$3,27 ke US$85,67 pada ICE futures. [mre]

Original Post:
Minyak Tertekan Pasar Saham dan Dolar AS – Inilah.com

Related Blogs

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Minyak di Atas 84 Dolar di Perdagangan Asia – ANTARA
  2. Harga Minyak Lampaui $103 per Barel – Inilah.com
  3. Belum Stabil, Harga Minyak Mentah Turun Lagi – Liputan6.com
  4. Harga Minyak Kembali Masuk ke US$81/barel – Vivanews
  5. Harga Minyak Mentah Dunia Turun – Liputan 6

About