Saham China turun menjelang May Day – Bisnis Indonesia

BEIJING (AP): Sejumlah saham China memperpanjang penurunannya hari Jumat ini menjelang hari buruh pada 1 Mei esok akibat sedikitnya informasi yang mampu mendongkrak pergerakan saham seiring dengan investor yang masih berpatokan pada data ekonomi.

Shanghai Composite Index naik sebanyak 0,8% atau 2,18 poin menjadi 2.370,61, mengakhiri penurunan bulan ini yang hampir mencapai 8%. Shenzhen Composite Index, acuan saham untuk pasar yang lebih kecil di China turun 1,7% atau 19,55 poin menjadi 1.112,68.

“Investor kehilangan sentimen perdagangannya menjelang May Day dan tidak ada berita di luar dari ekspektasi mereka yang dapat mengerakan pasar,” kata Liu Feng, seorang  ahli strategi di Central China Securities di Shanghai.

“Pasar dapat mempertahankan tren penurunannya ketika perdagangan kembali dibuka setelah hari libur, kecuali jika kita melihat angka inflasi konsumen yang ringan dan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan pada bulan Mei,” kata Liu.

Saham di sektor perbankan dan real estate naik sementara saham perusahaan kecil dan menengah jatuh.

Industrial & Commercial Bank of China Ltd, pemberi pinjaman komersial terbesar di negara itu, naik sebanyak 1,11% menjadi 4,54 yuan. China Vanke Ltd, pengembang terbesar, naik 0,52% menjadi 7,8 yuan.

Dongfeng Auto Group turun 3,3% menjadi 6,08%. Ningbo United Group, seorang trader ekspor-impor, turun 4,9% menjadi 10,02 yuan. Zhejiang Furun Group, produsen tekstil, kehilangan 3,9% menjadi 8,21%.

Di pasar mata uang, yuan tetap berada di level yang sama dengan hari kamis lalu, 6.8252. (ln)

Original Post:
Saham China turun menjelang May Day – Bisnis Indonesia

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Menjelang Penutupan, Pasar Saham Asia Cenderung Stabil – Tempo Interaktif
  2. Bursa saham Asia berguguran – Bisnis Indonesia
  3. IHSG melemah, Astra geser dominasi Telkom – Bisnis Indonesia
  4. Nilai saham Eropa turun – Bisnis Indonesia
  5. Sri Mulyani mundur, IHSG turun kian dalam – Bisnis Indonesia

About