Bursa saham di Asia berguguran – Bisnis Indonesia

Indeks Nikkei 225 jatuh 331,10 poin atau 3,1% menjadi 10.364,59. Indeks Kospi acuan Korea Selatan turun 2,2% ke level 1.647,54 dan indeks Hang Seng Hong Kong juga mengalami pelemahan 0,7% menjadi 19.993,05. Indeks saham Australia juga terbenam 2%.

Gelombang penjualan di Asia terjadi setelah Dow Jones melorot 1.000 poin pada Kamis lalu, penurunan terbesar yang terjadi selama satu hari perdagangan. Securities and Exchange Commission mengatakan hal tersebut disebabkan oleh kemungkinan kesalahan ketik atau masalah pada komputer.

Dow kemudian pulih dari penurunannya, namun masih ditutup turun sebesar 3,2% di posisi 10.520,32 dengan investor yang kewalahan dan khawatir krisis utang Yunani akan menyebar ke sejumlah negara seperti Portugal dan Spanyol dan kemudian melemahkan lebih jauh lagi pemulihan ekonomi global.

“Saya sangat khawatir mengenai masalah Yunani,” kata Perdana Menteri Jepang Yukio Hayotama kepada wartawan saat Nikkei meleleh akibat gelombang penurunan yang tiba-tiba di New York.

Menteri Keuangan Jepang Naoto Kan mengatakan bahwa kementerian keuangan negara-negara G-7 akan mengadakan conference call hari ini untuk mendiskusikan krisis utang Yunani.

Dengan krisis Yunani yang menghantam pasar keuangan global, hari ini Bank of Japan mengatakan akan menawarkan dua triliun yen (US$22 miliar) dalam bentuk pinjaman jangka pendek bagi perbankan komersial untuk meningkatkan likuiditasnya.

“Kami ingin memastikan stabilitas di pasar keuangan dengan menyediakan dana yang cukup untuk bank,” kata pejabat Bank of Japan Yuichi Adachi. Dia enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai masalah ini.

Di seluruh Asia, sentimen didominasi oleh penurunan tajam bursa saham di Taiwan, Indonesia, Thailand dan Selandia Baru. China Shanghai Composite Index dibuka turun 2% hari ini, namun memperkecil penurunannya pada siang hari menjadi 1,5%.

Beberapa analis mengatakan pasar saham Asia akan segera mengalami rebound karena kebanyakan perusahaan di wilayah ini tidak secara langsung terkena dampak dari ekonomi Eropa yang morat-marit.

Nilai tukar dolar AS naik menjadi 92,18 yen di Tokyo pada hari ini, menguat dari 90,78 yen di New York Kamis malam. Dolar AS sempat jatuh ke 87,95 yen di New York Kamis lalu.(t03/er)

Source:
Bursa saham di Asia berguguran – Bisnis Indonesia

Related Blogs

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay

Related posts:

  1. Bursa saham Asia berguguran – Bisnis Indonesia
  2. Saham di Asia menguat – Bisnis Indonesia
  3. Bursa Asia bergairah – Bisnis Indonesia
  4. Pelemahan yen kerek MSCI Asia Pacific ke 123,50 – Bisnis Indonesia
  5. Bursa Asia kembali melemah – Bisnis Indonesia

About