VIVAnews – Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terjadi akibat kepanikan pasar terhadap kondisi ekonomi global, khususnya krisis di Yunani.
Kondisi diperparah dengan adanya kesalahan kuotasi dalam perdagangan saham di Bursa Wall Street.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah di pasar internasional berdasarkan kurs tengah Bloomberg sempat menyentuh level Rp 9.400/US$. Walaupun kemudian mata uang itu kembali menguat.
“Tadi pagi mungkin ya, ada pelemahan. Ini fenomena global atas ketidakpastian krisis yang membuat panik pasar dan kemudian berimbas ke pasar AS, sehingga terjadi kejatuhan ini,” kata Pjs Gubernur BI Darmin Nasution di Gedung BI, Jakarta, Jumat 7 Mei 2010.
Menurut Darmin, kesalahan kuotasi di bursa AS dianggap telah menyebabkan kepanikan yang luar biasa di pasar saham.
Dia pun memastikan, pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS sebetulnya tidak hanya terjadi pada rupiah. “Semua mengalaminya. Mungkin, kita tidak yang terburuk walaupun bukan yang terbaik,” kata Darmin.
Mantan Dirjen Pajak ini juga menilai pelemahan nilai tukar rupiah dan mata uang global terhadap dolar AS seharusnya tidak berlangsung lama. Hal itu tergantung dari solusi dalam penanganan krisis yang terjadi di Yunani.
“Tidak tahu dengan Yunani, European Central Bank dan IMF (Dana Moneter Internasional). Soal sejauh mana kesepakatannya yang bisa meyakinkan pasar. Sebab, biar pun diputuskan solusinya, kalau pasar tidak percaya dan menganggap itu kurang besar, ya itu tidak bisa juga,” kata Darmin.
BI juga memastikan bahwa pihaknya telah turun ke pasar sejak dua hari lalu untuk mengikuti secara ketat pergerakan rupiah agar pelemahannya tidak terlalu ekstrem.
“Tapi memang dalam situasi seperti ini selalu yang terjadi para pemilik modal lari ke dolar AS. Soalnya kalau mereka panik, bingung, mencari kepastian larinya ke dolar. Itu yang membuat dolar menguat sekali,” ujar Darmin. (art)
antique.putra@vivanews.com
• VIVAnews
Source:
Darmin: Krisis Yunani Pukul Rupiah – Vivanews
Related Blogs
- » Learning to use CSS and DIV Tags for Columns in Dreamweaver
- there was rain / Ta Yang Hsu
- Food and Recipes | www.thailandfoodtraceability.com | Indonesian …
- Upgraded Fax Modem Software Implements ITU-T V.29 Recommendations …
- ITU: mHealth pioneers need to collaborate | mobihealthnews
- donellknight.com info on the div pack | geeksonsteroids.us
- Triathlon T-shirts » Blog Archive » Q&A With 2006 ITU World…
- Rupiah must cage William, says Kabimba | -thelusakapaper -
- What's the difference between PHP, IFrame and DIV Coding when your …
- SURYA Online » 7 Gempa Terjadi Hari Ini
- Inserting Div Tags and CSS Rule Definition :: Dreamweaver Tutorial …
- Design Tutorial 1 – Div Tags – HTML Tutorials – Script Stan – Free …
- Net News Publisher » China's Yang Lan to Appear at Global Hunter …
- Benefits of Yang Tai Chi Chuan | Chinese kung fu fans
- Search ITU Library 20100207
- Kementerian Komunikasi dan Informatika RI » DARMIN TAK MENGHINDAR …
- » ACFL Div 2 – Davitts 3-10 Dunloy 2-3 Michael Davitts GAC …
- CamKh.com | Blog | KEMENGAN YANG TIDAK BERMORAL
- CamKh.com | Blog | Setakat ini saya tidak perlu menjawab, kerana …
- Market Indonesia Still Negative Reaction, because Sri Mulayani …
Related posts:
