TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur – Saham di negara-negara emerging market (pasar berkembang) naik untuk keenam harinya secara beruntun pada akhir pekan lalu sehingga mencatat indeks tertinggi selama 20 bulan seiring melonjaknya angka tenaga kerja selama tiga tahun terakhir. Lonjakan angka tenaga kerja dipicu optimisme percepatan pemulihan ekonomi global.
Indeks MSCI Emerging Markets naik 0,1 persen menjadi 1.028,54 pada hingga pukul 17.01 waktu London. Dan penutupan harga itu merupakan penutupan dengan kenaikan harga tertinggi sejak 1 Agustus 2008 lalu. Indeks saham dari 22 negara itu meningkat 3,7 persen selama pekan ini.
Saat ini tingkat pengangguran Amerika Serikat bertahan di 9,7 persen seiring meningkatnya kepercayaan perusahaan-perusahaan bahwa pemulihan ekonomi akan terjadi secara berkelanjutan. Maret lalu, jumlah tenaga kerja naik 162 ribu pekerja setelah terjadi penurunan 14 ribu pekerja pada bulan Februari.
Pengumuman atas pengurangan jumlah angka pengangguran di Amerika membawa keuntungan bagi pertumbuhan sektor manufaktur. Sektor manufaktur Cina mengalami pertumbuhan Maret lalu. Tambahan lagi, lebih sedikit warga Amerika yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan santunan pengangguran. Hal itu mengerek angka rata-rata pengangguran bulan lalu ke level terendah sejak 2008.
Adapun Shanghai Composite Indeks di Cina mengalami rebound (nak setelah sebelumnya turun), yang meningkat hingga 0,3 persen menjadi 3.157,96 dan merupakan angka tertinggi sejak 21 Januari. Indeks ini telah mengalami kenaikan hingga 3,2 persen selama pekan lalu. Kinerja positif ini menjadi bukti telah terjadi momentum pemulihan ekonomi.
Dari pasar saham Turki, indeks setempat mengalami reli dan mendorong indeks ISE National 100 ke posisi yang lebih tinggi lagi selama lebih dari 2 tahun, pertanda pertumbuhan ekonomi negara ini mempercepat pemulihan global. Indeks ISE naik 0,6 persen di Istanbul.
Ali Babacan, Deputi Perdana Menteri Turki, mengatakan bahwa bukan hal yang mengejutkan jika perekonomian bertumbuh 10 persen bahkan lebih dari tahun sebelumnya di kuartal pertama. Pemerintah Turki akan merivisi proyeksi pertumbuhan ekonominya pada Juni mendatang.
BLOOMBERG | RENNY FITRIA SARI
Source:
Indeks Saham Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam 20 Bulan – Tempo Interaktif
Related Blogs
- 50 orang dengan IQ tertinggi « ILMCI
- Ramdev Baba has gone berserk : Lalu Prasad
- Grafik Indeks Saham Indonesia 26 Mar 2010 « Britama.com
- Fight Div-itis and Class-itis With the 960 Grid System …
- KOMISYEN PREPAID TERTINGGI 5.5% dan bonus hebat | Super-Classified …
- BUSINESS PREPAID YANG HEBAT,TERTINGGI DAN LUMAYAN | Super …
- JADI AGEN PREPAID DGN KEUNTUNGAN YG TERTINGGI DI PASARAN | Super …
- US Durable Goods Orders rise 05 persen in Feb, ex Transportation …
- New Zealand 4Q Gross Domestic Product QoQ improves 06 persen from 1Q
- Exports rise in Japan by 453 persen
- Hasyim: Istirahat Demo Selama Muktamar NU : Marisedekah.com …
- PPP Karachi Div. to mark Bhutto's death anniversary | Karachi
- In Indonesian: Angka
- Harga Saham Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) | Harga Saham 2010 …
- Harga Saham « Daftar Harga Saham 2010
- Choi Kang-hee plays Bestseller's ghost — Dramabeans
- Lalu's troubles far from over | DailyHeadlines.com
- InI » Pakistan Newslinks 1-3 April, 2010
- Greatest/Favorite Yankees Tournament – Div IV, Round I – Results …
- Greatest/Favorite Yankees Tournament – Div III, Round II …
Related posts:
- Dow Jones-S&P Cetak Rekor Tertinggi dalam 5 Bulan – Okezone (Siaran Pers) (Berlangganan)
- Dow Jones Gapai Level Tertinggi Dalam 17 Bulan Terakhir – Tempo Interaktif
- Indeks Berpeluang Cetak Rekor Tertinggi Baru – Tempo Interaktif
- Indeks Eropa tembus rekor tertinggi dalam 28 bulan – Bisnis Indonesia
- Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi dalam 27 Bulan – Tempo Interaktif
