Indeks Saham Terpangkas Tipis – Tempo Interaktif

TEMPO Interaktif, Jakarta – Aksi ambil untung yang dilakukan investor di tengah kejatuhan bursa Eropa pada awal perdagangan sore ini membuat indeks harga saham dalam negeri gagal mendekati level 3.000. Sebelumnya, indeks sempat menguat hingga ke 2.996 seiring naiknya bursa Wall Street dan harga minyak yang bertahan di atas US$ 86 per barel.

Naiknya saham Unilever, Gudang Garam, Astra International, serta HM Sampoerna gagal mengangkat indeks harga saham gabungan hari ini. Walhasil, indeks pada perdagangan Selasa (4/5) ditutup di level 2.959,015, atau turun tipis 1,88 poin (0,06 persen) dari posisi 2.960,895.

Sebanyak 141 saham turun, dan hanya 66 saham yang naik, serta 70 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga. Volume perdagangan mencapai 5,19 miliar saham, dengan nilai transaksi hanya Rpo 3,86 triliun, serta frekuensi 100,6 ribu kali. Dan investor asing mencatat pembelian bersih senilai Rp 161,3 miliar.

Analis dari PT Financorfindo Nusa, Helen, menjelaskan indeks Dow Jones yang naik signifikan 143 poin sempat membuat investor percaya diri, bahkan indeks terus menguat lebih dari 35 poin di sesi pertama. Namun, jatuhnya bursa regional karena kekhawatiran pengetatan likuiditas di Cina.

Di samping itu ada pula fakta jika indeks mendekati 3.000 membuat harga saham jadi sangat mahal sehingga rawan koreksi akibat aksi ambil untung. “Hal inilah yang membuat indeks akhirnya turun,” kata dia. Untuk hari Rabu besok indeks diperkirakan akan bergerak beragam dengan rentang antara 2.935 hingga 2.985.

Peluang indeks harga saham domestik untuk menembus level 3.000, menurut Helen, masih cukup terbuka karena masih ada jadwal pembagian dividen dan keluarnya laporan keuangan emiten triwulan pertama tahun ini. Selain itu, harga komoditas juga berpeluang naik lagi.

Saham-saham yang mengganjal laju indeks harga saham kali ini antara lain: INCO turun Rp 25 menjadi Rp 4.975, Indy turun Rp 50 menjadi Rp 2.975, Jasa Marga terkoreksi Rp 25 ke level Rp 25 2.025, Smart jatuh Rp 175 ke level 4.100, serta PP London juga tergelincir 50 menjadi Rp 9.600 per saham.

VIVA B KUSNANDAR

Source:
Indeks Saham Terpangkas Tipis – Tempo Interaktif

Related Blogs

    Share and Enjoy:
    • Print
    • Digg
    • Sphinn
    • del.icio.us
    • Facebook
    • Mixx
    • Google Bookmarks
    • Blogplay

    Related posts:

    1. Saham Perbankan dan Astra Dongkrak Indeks – Tempo Interaktif
    2. Dihantui Aksi Ambil Untung, Indeks Saham Oleng – Tempo Interaktif
    3. Indeks Lokal Hanya Naik Tipis – Tempo Interaktif
    4. Astra Tuntun Indeks Lokal ke Rekor Terbaru – Tempo Interaktif
    5. Gosip Segar dari Emiten, Lambungkan Indeks Domestik – Tempo Interaktif

    About