VIVAnews – Anjloknya indeks-indeks harga saham di Wall Street dini hari tadi turut menular ke bursa-bursa saham Asia. Para investor di Asia ikut-ikutan khawatir bahwa pinjaman darurat (bailout), yang sudah disetujui untuk Yunani, sudah terlambat mencegah wabah krisis utang di negara-negara lain di Eropa.
Dalam perdagangan Rabu sore, indeks Hang Seng di Hong Kong turun 327,89 poin (1,6%) menjadi 20.435,16 dan indeks di bursa Australia merosot 1,3 persen. Indeks di Taiwan anjlok 3 persen, namun indeks di bursa China sedikit menguat 0,5 persen. Bursa di Jepang, Korea Selatan, dan Thailand hari ini tutup karena libur nasional.
Banyak investor terpengaruh kekhawatiran bahwa kesepakatan bailout dari negara-negara sesama pengguna euro (eurozone) dan Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar US$144 miliar kepada Yunani tampaknya sudah terlambat. Pasalnya, berdasarkan penurunan peringkat oleh Standard & Poor’s beberapa waktu lalu, Portugal dan Spanyol mulai mengalami masalah dengan utang.
Mereka khawatir bahwa negara-negara Eropa yang juga punya masalah keuangan pada akhirnya mengikuti jejak Yunani, yaitu memohon bailout di tengah masih berlangsungnya pemulihan ekonomi secara regional.
Situasi di Eropa itu mengingatkan para pelaku pasar akan wabah krisis keuangan di Asia selama 1997-1998, yang ditandai dengan jatuhnya mata uang baht Thailand. Di Eropa, kurs euro atas dolar pun telah merosot cukup signifikan.
Sementara itu, laporan DBS Bank di Singapura menilai bahwa negara-negara Asia – belajar dari krisis moneter 97-98 – akan lebih siap dari negara-negara lain bila krisis utang di Eropa memburuk.
“Asia dalam sepuluh tahun terakhir telah membayar utang asing maupun pinjaman publik. Fundamental Asia di sisi utang publik dan luar negeri dapat menopang kawasan ini dari ancaman serupa,” demikian laporan DBS.
Dalam perdagangan valuta, kurs dolar atas yen naik dari 94,70 yen menjadi 94,93 yen per dolar. Sedangkan kurs euro atas dolar sedikit naik, dari US$1,2967 menjadi US$1,2984 per euro. (Associated Press) (hs)
• VIVAnews
Source:
Khawatir Wabah Utang Eropa, Saham Asia Turun – Vivanews
Related Blogs
- VivaNews – April 2010
- Most Indonesian Internet Users Choose Firefox – VIVAnews.com …
- Bolehkah Saya Mengatakan Bahwa Ikhwan dan Salafy diadu Domba …
- EURO DOES THE LIMBO – HOW LOW CAN IT GO? | PRAGMATIC CAPITALISM
- » Become millionaire with ASB (Amanah Saham Bumiputera)POKJAT.COM
- Advance band div coding video 1 | geeksonsteroids.us
- FMS(S) – C Div Boys Nationals 2010 « Fairfield Methodist …
- VG247 » Blog Archive » Euro PSN update, May 5 – UFC 2010 and Split …
- Muslim Conference Urges on Climate Care – VIVAnews.com
- Partnership on Buddhist Civilization Signed – VIVAnews.com
- Onclick div tag possible? « TagFocus.com
- Div tag border with close button on right corner? « TagFocus.com
- Design Tutorial 1 – Div Tags – HTML Tutorials – Script Stan – Free …
- Dan Benishek: “Enough is Enough” Michigan's 1st District | RedState
- TIMESMAN:|:“Utang na loob” | Mindanao Times
- Virus Wabah Demam Ancam Piala Dunia 2010
- Sepuluh alasan kenapa Anda harus keluar dari Facebook | Tips SEO …
- Fund Fees And Performance | Analisa Pelaburan Saham & Unit Trust …
- Dezeen » Blog Archive » Trestles Beach footbridge by Dan Brill …
- Forex Trading: Euro Hits 12-Month Low Against US Dollar; Likely …
Related posts:
