INILAH.COM, New York – Saham pada preopening perdagangan Selasa (4/5) jatuh karena investor tetap waspada terhadap masalah utang Eropa.
Mengutip AP, investor dipenuhi kembangan dalam beberapa hari ini, membeli saham dalam sehari untuk kemudian segera menjualnya. Hal ini terjadi karena adanya kekhawatiran terhadap penyelesaian utang Yunani dan keoptimisan terhadap laporan ekonomi dalam negeri.
Para investor juga tengah menantikan laporan dari order pabrik dan penjualan rumah ke depan yang diperkirakan akan menunjukkan perbaikan yang dapat memicu berlanjutnya pemulihan ekonomi.
Pasar Eropa juga jatuh akibat kekhawatiran terhadap paket bailout sebesar US$144 miliar ke Yunani apakah akan disetujui oleh 15 anggota Uni Eropa lainnya atau tidak. Biaya bailout Yunani ini bisa membuat lebih sulit bagi Uni Eropa untuk menyelamatkan negara yang mengalami nasib serupa dengan Yunani.
Euro melemah terhadap dolar karena pedagang menghindari mata uang yang digunakan oleh 16 anggota Uni Eropa, termasuk Yunani. Euro mencapai tingkat terendahnya dalam setahun. Penguatan dolar akan memangkas profit perusahaan AS yang sangat bergantung pada kegiatan operasi luar negeri.
Indeks utama Inggris terseret turun oleh BP PLC. Investor khawatir mengenai perusahaan-perusahaan minyak yang tengah menghadapi biaya tumpahan minyak di Teluk Meksiko.
Pada preopening perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 72 poin atau 0,7 persen ke leveli 11.030. Indeks Standard & Poor 500 jatuh 9,30 poin atau 0,8 persen ke level 1.189,30 sedangkan indeks Nasdaq 100 jatuh 15 poin atau 0,7 persen ke level 2.012.
Departemen Perdagangan diperkirakan akan mengeluarkan data penurunan pesanan pabrik per Maret akibat penurunan pesanan pesawat komersial. Ekonom yang disurvei oleh Thomson Reuters rata-rata memperkirakan pesanan turun 0,1 persen pada bulan Maret.
Tidak termasuk volatilitas sektor transportasi yang kemungkinan naik 2,8 persen, terbesar sejak Desember 2007. Sektor manufaktur telah meningkat secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir, sekaligus meningkatkan kepercayaan pemulihan ekonomi.
Sementara itu, harga obligasi naik Selasa. Hasil pada catatan benchmark Treasury 10 tahun, turun menjadi 3,66% dari 3,69% Senin. Dolar menguat terhadap mata uang utama lainnya. Emas juga meningkat, sementara minyak jatuh. Di luar negeri, FTSE 100 jatuh 1,1 persen, indeks DAX Jerman jatuh 0,7 persen, dan Perancis CAC-40 jatuh 1,9 persen. [cms]
Source:
Preopening, Wall Street Anjlok Dipicu Utang Eropa – Inilah.com
Related Blogs
- Gadget Show – Enicycle | Tips Web
- Roving Slovenian Hackers Turned Away By Facebook & Google, But …
- Ralf's Slovenian dictionary « testing simon
- Muay Thai – Slovenian national league « BORUT PETERLIN in a rabbit …
Related posts:
