INILAH.COM, New York – Pasar saham Wall Street sesi I perdagangan Senin (19/4) ditutup anjlok setelah dibuka di kisaran ketat yang dipicu kasus Goldman Sachs dan laporan kinerja perbankan yang mixed.
Mengutip AP, investor tetap khawatir dengan tuduhan penipuan sipil yang diajukan pekan lalu oleh regulator terhadap Goldman Sachs Group Inc. Tapi pengumpulan profit dari Citigroup Inc yang lebih baik dari yang diperkirakan telah menyelamatkan saham perbankan dari kejatuhan tajam.
Sebuah lonjakan dalam indeks Conference Board yang merupakan indikator ekonomi utama AS juga membantu pasar. Dilaporkan bahwa kegiatan ekonomi akan tetap menguat dalam tiga sampai enam bulan ke depan. Indeks Indikator Conference Board naik menjadi 1,4 persen pada bulan Maret. Para ekonom telah memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,9 persen.
Pasar Asia jatuh dalam perdagangan pertama mereka sejak Securities and Exchange Commission mengajukan tuduhan penipuan sipil Jumat terhadap Goldman Sachs. Pasar global juga sedang dirugikan oleh langkah-langkah baru di CHina yang membatasi investasi real estat.
China mengatakan selama akhir pekan akan mengambil langkah lebih lanjut untuk menghentikan harga real estat, yang telah meningkat tajam selama berbulan-bulan. Pemerintah khawatir mengenai gelembung spekulatif dalam ekonomi yang tumbuh begitu cepat. Pembatasan baru ini bisa berupa pengetatan pinjaman kepada pembeli yang telah memiliki sedikitnya dua rumah.
Dalam beberapa bulan terakhir, China telah meningkatkan jumlah minimal uang di bank dan ini akan diteruskan untuk memperlambat kredit.
Di Amerika Serikat, investor khawatir tentang dampak potensial terkait dengan dakwaan terhadap Goldman. Gugatan sipil datang akibat kongres membuat tagihan untuk memperbaiki regulasi industri keuangan. Langkah-langkah ini bisa memperpanjang jenis efek berisiko di tengah kasus Goldman.
Dalam perdagangan jelang tengah hari, indeks industrial Dow Jones naik 5,22 atau 0,1 persen ke 11.023.88. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 0,52 atau kurang dari 0,1 persen menjadi 1.191,61, sedangkan indeks Nasdaq jatuh 7,49 atau 0,3 persen ke 2.473,77.
Namun pada penututpan sesi I perdagangan, Wall Street anjlok. Indeks industrial Dow Jones turun 20,33 poin atau 0,2 persen ke 10.988,33. Indeks Standard & Poor’s 500 turun 5,5 poin atau 0,5 persen menjadi 1.186,63, sedangkan indeks Nasdaq jatuh 21,64 poin atau 0,9 persen ke 2.459,622.
Volume perdagangan sesi I sebanyak 761,2 juta.
Saham jatuh hari Jumat setelah SEC mengumumkan dakwaan terhadap Goldman. Dow berakhir dengan kehilangan 125 poin, tetapi jatuh sebanyak 170 poin selama perdagangan.
Harga bond jatuh dan mendorong hasil yang lebih tinggi. Hasil pada benchmark Treasury 10 tahun naik menjadi 3,79 persen dari 3,77 persen dibandingkan dengan Jumat malam. Dolar naik terhadap mata uang utama lainnya. Emas dan minyak jatuh. Indeks FTSE 100 jatuh 0,3 persen, indeks DAX Jerman turun 0,1 persen, dan Perancis CAC-40 jatuh 1,4 persen. Hang Seng Hong Kong jatuh 2,1 persen dan saham Nikkei Jepang anjlok rata-rata 1,7 persen. [cms]
Source:
Wall Street Sesi I Merosot Masih Dipicu Goldman – Inilah.com
Related Blogs
Related posts:
