press Archive

  •  TEMPO Interaktif , New York - Produsen makanan terbesar dunia, Kraft, mencatatkan laba US$ 1,88 miliar (sekitar Rp 17,5 triliun) atau US$ 1,16 per saham untuk kuartal pertama tahun ini. Laba tersebut meningkat US$ 660 juta atau US$ 0,45 per saham dari periode yang sama tahun lalu. Perusahaan yang berpusat di Nortfield, Illinois, Amerika Serikat, ini mengatakan hasil itu hanya awal dari jumlah laba yang akan diterima setelah Kraft memboyong Cadbury, produsen permen dari Inggris, Februari lalu, dengan harga US$ 19,5 miliar.

    Kraft Kantongi Laba Rp 17,5 Triliun – Tempo Interaktif

    TEMPO Interaktif , New York - Produsen makanan terbesar dunia, Kraft, mencatatkan laba US$ 1,88 miliar (sekitar Rp 17,5 triliun) atau US$ 1,16 per saham untuk kuartal pertama tahun ini. Laba tersebut meningkat US$ 660 juta atau US$ 0,45 per saham dari periode yang sama tahun lalu. Perusahaan yang berpusat di Nortfield, Illinois, Amerika Serikat, ini mengatakan hasil itu hanya awal dari jumlah laba yang akan diterima setelah Kraft memboyong Cadbury, produsen permen dari Inggris, Februari lalu, dengan harga US$ 19,5 miliar.

    Continue Reading...

  •  VIVAnews - Anjloknya indeks harga saham di Wall Street juga menular ke pasar minyak mentah. Kekhawatiran investor atas krisis utang di Yunani dan pengaruh negatifnya ke sesama negara Eropa membuat kurs euro atas dolar kian merosot dan ini memukul harga minyak mentah sebesar 4 persen. Menurut laman harian The Wall Street Journal , berdasarkan transaksi Selasa sore waktu New York (Rabu dini hari WIB), harga minyak mentah untuk pasokan Juni turun US$3,45 menjadi US$82,74/barel.

    Dolar Menguat, Harga Minyak Anjlok 4% – Vivanews

    VIVAnews - Anjloknya indeks harga saham di Wall Street juga menular ke pasar minyak mentah. Kekhawatiran investor atas krisis utang di Yunani dan pengaruh negatifnya ke sesama negara Eropa membuat kurs euro atas dolar kian merosot dan ini memukul harga minyak mentah sebesar 4 persen. Menurut laman harian The Wall Street Journal , berdasarkan transaksi Selasa sore waktu New York (Rabu dini hari WIB), harga minyak mentah untuk pasokan Juni turun US$3,45 menjadi US$82,74/barel.

    Continue Reading...

  •  VIVAnews - Indeks harga saham di sejumlah bursa utama Asia kali ini melemah setelah banyak investor dipengaruhi kekhawatiran bahwa China bakal memperlambat laju pasar properti yang tumbuh dengan pesat.

    Khawatir Kebijakan China, Saham di Asia Lemas – Vivanews

    VIVAnews - Indeks harga saham di sejumlah bursa utama Asia kali ini melemah setelah banyak investor dipengaruhi kekhawatiran bahwa China bakal memperlambat laju pasar properti yang tumbuh dengan pesat.

    Continue Reading...

  •  VIVAnews - Indeks-indeks harga saham di Wall Street berhasil naik dalam perdagangan di awal pekan. Ini berkat sejumlah laporan positif ekonomi AS dan pembelaan konglomerat Warren Buffet atas bank investasi Goldman Sachs, yang sedang terjerat kasus hukum. Berdasarkan transaksi Senin sore waktu New York (Selasa dini hari WIB), indeks harga saham industri Dow Jones naim 143,22 poin (1,3%) menjadi 11.151,83

    Sejumlah Kabar Positif Gairahkan Wall Street – Vivanews

    VIVAnews - Indeks-indeks harga saham di Wall Street berhasil naik dalam perdagangan di awal pekan. Ini berkat sejumlah laporan positif ekonomi AS dan pembelaan konglomerat Warren Buffet atas bank investasi Goldman Sachs, yang sedang terjerat kasus hukum. Berdasarkan transaksi Senin sore waktu New York (Selasa dini hari WIB), indeks harga saham industri Dow Jones naim 143,22 poin (1,3%) menjadi 11.151,83

    Continue Reading...

  •  VIVAnews - Penguatan indeks harga saham di Wall Street dini hari tadi rupanya diikuti oleh sejumlah bursa utama di Asia. Kenaikan indeks terjadi berkat antusiasme para investor Asia atas perkembangan ekonomi di AS dan upaya penyelesaian krisis utang di sejumlah negara Eropa. Dalam transaksi Jumat sore, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 132,61 poin (1,2 persen) menjadi 11.057,40 dan indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,1 persen menjadi 21.013,28.

    Saham Asia Ikuti Kenaikan di Wall Street – Vivanews

    VIVAnews - Penguatan indeks harga saham di Wall Street dini hari tadi rupanya diikuti oleh sejumlah bursa utama di Asia. Kenaikan indeks terjadi berkat antusiasme para investor Asia atas perkembangan ekonomi di AS dan upaya penyelesaian krisis utang di sejumlah negara Eropa. Dalam transaksi Jumat sore, indeks Nikkei 225 di Jepang naik 132,61 poin (1,2 persen) menjadi 11.057,40 dan indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,1 persen menjadi 21.013,28.

    Continue Reading...

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes