research-bank Archive

  •  JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah kembali terdepresiasi hingga sentuh level 9.300-an, dan dalam sepekan ini merupakan pelemahan terbesar sejak 17 bulan yakni terpangkas 3,1%. Koreksi mata uang rupiah ini juga seiring dengan terpangkasnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia yakni -2,61% atau 73,27 poin menjadi 2.737,35 pada penutupan perdagangan akhir pekan ini.

    Rupiah kembali melemah tembus Rp9.300 – Bisnis Indonesia

    JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah kembali terdepresiasi hingga sentuh level 9.300-an, dan dalam sepekan ini merupakan pelemahan terbesar sejak 17 bulan yakni terpangkas 3,1%. Koreksi mata uang rupiah ini juga seiring dengan terpangkasnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia yakni -2,61% atau 73,27 poin menjadi 2.737,35 pada penutupan perdagangan akhir pekan ini.

    Continue Reading...

  •  JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah terdepresiasi hingga penurunan terbesar 3 bulan seiring dengan koreksi di bursa saham dan mata uang di kawasan regional. Selain itu berita mengenai mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menambah tekanan terhadap pasar domestic

    Rupiah cetak penurunan terbesar dalam 3 bulan – Bisnis Indonesia

    JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah terdepresiasi hingga penurunan terbesar 3 bulan seiring dengan koreksi di bursa saham dan mata uang di kawasan regional. Selain itu berita mengenai mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menambah tekanan terhadap pasar domestic

    Continue Reading...

  •  JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah kembali menguat dipicu spekulasi data manufaktur di Amerika Serikat bertumbuh sehingga akan mendorong ekspor dan ekspektasi Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Indeks saham di Wall Street AS ditutup menguat setelah keluarnya data produksi pabrikan periode April 2010 di negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini menanjak hingga kenaikan tercepat dalam enam tahun

    Rupiah menguat dipicu data manufaktur AS – Bisnis Indonesia

    JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah kembali menguat dipicu spekulasi data manufaktur di Amerika Serikat bertumbuh sehingga akan mendorong ekspor dan ekspektasi Bank Indonesia akan mempertahankan BI Rate untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Indeks saham di Wall Street AS ditutup menguat setelah keluarnya data produksi pabrikan periode April 2010 di negara dengan perekonomian terbesar di dunia ini menanjak hingga kenaikan tercepat dalam enam tahun

    Continue Reading...

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes